Tugas 13 Manajemen Kelas di SD
A. Pengertian Pembelajaran yang Efektif dan Menyenangkan
Hakikat pembelajaran yang
efektif adalah proses belajar mengajar yang bukan saja terfokus kepada hasil
yang dicapai peserta didik, namun bagaimana proses pembelajaran yang efektif
mampu memberikan pemahaman yang baik, kecerdasan, ketekunan, kesempatan dan
mutu serta dapat memberikan perubahan prilaku dan mengaplikasikannya dalam
kehidupan mereka.
Pembelajaran efektif juga
akan melatih dan menanamkan sikap demokratis bagi siswa dan juga dapat
menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan sehingga memberikan
kreatifitas siswa untuk mampu belajar dengan potensi yang sudah mereka miliki
yaitu dengan memberikan kebebasan dalam melaksanakan pembelajaran dengan cara
belajarnya sendiri.
Salah satu hal yang harus
dikedepankan dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan adalah
menyertakan partisipasi siswa di dalam kelaS.Selain untuk membangun komunikasi
dengan siswa, pengajar juga dapat mengetahui apa yang menjadi kebutuhan bagi
para siswa. Jika situasi ini tak terbangun, bisa jadi siswa akan merasa
canggung berbicara dengan guru dan komunikasi tidak akan berjalan baik.
Akibatnya, pengajar juga akan mengalami kesulitan untuk mengetahui apa yang
menjadi keinginan siswa.
B. Tujuan Menejemen Kelas Efektif
Manajemen yang efektif
memiliki dua tujuan utama (Santrock, 2014):
1.
Membantu siswa menghabiskan lebih banyak waktu di belajar dan
mengarahkan kegiatan yang tidak sesuai tujuan
pembelajaran. Manajemen kelas efektif akan membantu Anda
memaksimalkan waktu pembelajaran Anda pembelajaran dan waktu belajar siswa Anda.
2.
Mencegah siswa mengembangkan masalah akademik dan emosional siswa. Ruang
kelas dikelola dengan baik tidak hanya mendorong pembelajaran bermakna tetapi
juga membantu mencegah masalah akademis dan emosional yang berkembang (Bloom,
2009; Martinez, 2009).
Ruang kelas dikelola dengan
baik siswa tetap sibuk dengan tugas-tugas aktif, tepat dan menantang, kegiatan
siswa membuat termotivasi untuk belajar, dan menetapkan aturan-aturan yang
jelas dan pelajar harus mematuhi peraturan. Di kelas tersebut, siswa lebih kecil
kemungkinannya untuk mengembangkan masalah akademis dan emosional. Sebaliknya,
di ruang kelas dikelola dengan buruk, masalah siswa akademis dan emosional
lebih cenderung menjadi berkembang. Siswa tidak punya motivasi akademis
C. Pembelajaran Efektif dan Menyenangkan
1.
Pembelajaran yang Efektif
Mulyana (2004) Efektifitas
adalah adanya kesesuaian antara orang yang melakukantugas dengan sasaran yang
dituju.Efektifitas berkaiatan denganterlaksananya semua tugas pokok,
tercapainya tujuan, ketepatan waktu,dan adanya partisipasi aktif dari anggota. Siswa
dapat belajar dengan baik dalam suasana yang wajar, tanpa tekanan dalam kondisi
yang merangsang untuk belajar. Madri M. dan Rosmawati
mengatakan bahwa terjadinya proses pembelajaran itu ditandai dengan
dua hal yaitu :
a.
Siswa menunjukkan keaktifan, seperti tampak dalam jumlah curahan
waktunya untuk melaksanakan tugas ajar
b. terjadi perubahan perilaku yang selaras dengan tujuan pengajaran yang
diharapkan.
c. Untuk menciptakan suasana yang dapat menumbuhkan gairah belajar, maka
diperlukan pengorganisasian kelas yang memadai. Dalam hal ini akan
diuraikan beberapa suasana yang efektif dalam pelaksanaan proses pembelajaran:
1)
Suasana Belajar yang Menyenangkan
2)
Suasana Bebas
3)
Pemilihan Media Pengajaran dan Metode yang Sesuai
2.
Suasana yang menyenangkan
a.
Buat suasana ruangan yang berbeda
Posisi duduk siswa di
sekolah kebanyakan sama, yaitu guru di depan dan kursi siswa disusun berjajar
membentuk persegi. Metode ini dikaji sebagai metode yang tidak efektif, karena
proses belajar terjadi hanya satu arah (guru menyampaikan dan murid mendengarkan).
Agar suasana kelas lebih menyenangkan, cobalah susun ulang ruang kelas seperti
posisi meja dan kursi yang melingkar. Jadi posisi guru berada di tengah-tengah
dan siswa dapat melihat guru dengan lebih baik.
b.
Perbanyak interaksi dengan memancing ide anak
Full attention atau
perhatian penuh juga bisa didapatkan dari memancing pendapat, diskusi atau
debat argumen antara murid dan guru. Memang tidak semua anak bisa dengan
leluasa mengeluarkan ide mereka. sebagai guru, di sinilah peran Guru untuk
percaya pada kemampuan masing-masing anak dan pacu mereka untuk berani
berpendapat, serta menghargai apapun yang mereka ungkapkan. Cara ini dapat
melatih anak untuk belajar mendengarkan orang lain, keberanian untuk berbicara
dan lebih terbuka pada perbedaan pendapat. Hal ini sangat penting untuk mereka
karena akan menjadi bekal saat berinteraksi dengan orang lain, baik itu dengan
teman, guru, orang tua atau masyarakat pada umumnya.
c.
Manfaatkan teknologi
Penggunaan teknologi dapat
membantu guru menciptakan suasana aktif dan segar di dalam kelas. Gunakan
laptop, internet dan proyektor untuk mengubah materi pelajaran text book ke
dalam audio visual
d.
Berikan perhatian yang sama pada semua anak
Terkadang guru akan lebih
cenderung memerhatikan murid yang pintar dan aktif di kelas. Anak yang diam
saja di kelas biasanya akan kesulitan untuk mendapatkan kesempatan untuk
menuangkan ide ataupun mengaktualisasikan dirinya di kelas. Maka sering
dikatakan untuk menjadi anak yang “paling” di kelas, baik itu paling pintar,
paling suka telat, paling cantik, paling nakal, dan sebagainya. Karena dengan
menjadi yang “paling” barulah anak akan diperhatikan oleh guru. Sebagai seorang
guru, sebenarnya sudah menjadi tugasnya untuk menemukan benih-benih unggul yang
ada di dalam diri masing-masing anak. Percayalah bahwa setiap anak mempunyai
talenta dan potensinya yang berbeda-beda. Dengan begitu, setiap anak akan
merasa memiliki kesempatan untuk membuktikan dirinya serta membuat kelas
menjadi lebih hidup dan menyenangkan.
D. Menciptakan Pembelajaran Yang Efektif Dan Menyenangkan Bagi Siswa
a.
Kondisi Belajar yang Efektif
Guru sebagai pembimbing
diharapkan mampu menciptakan kondisi yang strategi yang dapat membuat peserta
didik nyaman dalam mengikuti proses pembelajaran tersebut. Dalam menciptakan
kondisi yang baik, hendaknya guru memperhatikan dua hal: pertama, kondisi
internal merupakan kondisi yang ada pada diri siswa itu sendiri, misalnya
kesehatan, keamanannya, ketentramannya, dan sebagainya. Kedua, kondisi eksternal
yaitu kondisi yang ada di luar pribadi manusia, umpamanya kebersihan rumah,
penerangan serta keadaan lingkungan fisik yang lain.
Untuk dapat belajar yang
efektif diperlukan lingkungan fisik yang baik dan teratur, misalnya ruang
belajar harus bersih, tidak ada bau-bauan yang dapat mengganggu konsentrasi
belajar, ruangan cukup terang, tidak gelap dan tidak mengganggu mata, sarana
yang diperlukan dalam belajar yang cukup atau lengkap. Dalam mewujudkan kondisi
pembelajaran yang efektif, maka perlu dilakukan langkah-langkah berikut ini:
b.
Melibatkan Siswa secara Aktif
Aktivitas belajar siswa
dapat digolongkan ke dalam beberapa hal, antara lain:
a.
Aktivitas visual, seperti membaca, menulis, melakukan eksprimen.
b.
Aktivitas lisan, seperti bercerita, tanya jawab.
c. Aktivitas mendengarkan, seperti mendengarkan penjelasan guru,
mendengarkan pengarahan guru.
d.
Aktivitas gerak, seperti melakukan praktek di tempat praktek.
e.
Aktivitas menulis, seperti mengarang, membuat surat, membuat karya
tulis.
Aktivitas kegiatan
pembelajaran siswa di kelas hendaknya lebih banyak melibatkan siswa, atau lebih
memperhatikan aktivitas siswa. Berikut ini cara meningkatkan keterlibatan siswa
:
a. Tingkatkan partisifasi siswa dalam kegiatan pembelajaran dengan cara
menggunakan berbagai teknik mengajar.
b. Berikanlah materi pelajaran yang jelas dan tepat sesuai dengan tujuan
pembelajaran.
c. Usahakan agar pembelajaran lebih menarik minat siswa. Untuk itu guru
harus mengetahui minat siswa dan mengaitkannya dengan bahan pembelajaran.
c.
Menarik Minat dan Perhatian Siswa
Kondisi pembelajaran yang
efektif adalah adanya minat dan perhatian siswa dalam belajar. Minat merupakan
suatu sifat yang relatif menetap pada diri seseorang. Minat ini besar sekali
pengaruhnya terhadap belajar, sebab dengan minat seseorang akan melakukan
sesuatu yang diminatinya. Sebaliknya tanpa minat seseorang tidak mungkin
melakukan sesuatu. Keterlibatan siswa dalam pembelajaran erat kaitannya dengan
sifat, bakat dan kecerdasan siswa. Pembelajaran yang dapat menyesuaikan sifat,
bakat dan kecerdasan siswa merupakan pembelajaran yang diminati.
d.
Membangkitkan Motivasi Siswa
Motif adalah semacam daya
yang terdapat dalam diri seseorang yang dapat mendorongnya untuk melakukan
sesuatu. Sedang motivasi adalah suatu proses untuk menggiatkan motif-motif
menjadi perbuatan atau tingkah laku untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai
tujuan. Tugas guru adalah bagaimana membangkitkan motivasi siswa sehingga ia
mau belajar. Berikut ini beberapa cara bagaimana membangkitkan motivasi siswa :
1)
Guru berusaha menciptakan persaingan diantara siswanya untuk
meningkatkan prestasi belajarnya
2) Pada awal kegiatan pembelajaran, guru hendaknya terlebih dahulu
menyampaikan kepada siswa tentang tujuan yang akan dicapai dalam pembelajaran
tersebut, sehingga siswa terpancing untuk ikut serta didalam mencapai tujuan
tersebut.
3) Guru berusaha mendorong siswa dalam belajar untuk mencapai tujuan
pembelajaran.
4) Guru hendaknya banyak memberikan kesempatan kepada siswa untuk meraih
sukses dengan usahanya sendiri
5) Guru selalu berusaha menarik minat belajar siswa.
6) Sering-seringlah memberikan tugas dan memberikan nilai seobyektif
mungkin.
7) Memberikan pelayanan individu Siswa
8) Perlunya keterampilan guru di dalam memberikan variasi pembelajaran agar
dapat diserap oleh semua siswa dalam berbagai tingkatan kemampuan, dan disini
pulalah perlu adanya pelayanan individu siswa.
9) Memberikan pelayanan individual siswa bukanlah semata-mata ditujuan
kepada siswa secara perorangan saja, melainkan dapat juga ditujukan kepada
sekelompok siswa dalam satu kelas tertentu. Sistem pembelajaran individual atau
privat, belakangan ini memang cukup marak dilakukan melalui les-les privat atau
melalui lembaga-lembaga pendidikan yang memang khusus memberikan pelayanan yang
bersifat individual.
e.
Menyiapkan dan Menggunakan berbagai Media dalam Pembelejaran
Alat peraga/media
pembelajaran adalah alat-alat yang digunakan guru ketika mengajar untuk
membantu memperjelas materi pelajaran yang disampaikan kepada siswa dan
mencegah terjadinya verbalisme pada diri siswa. Pembelajaran yang efektif harus
mulai dengan pengalaman langsung yang yang dibantu dengan sejumlah alat peraga
dengan memperhatikan dari segi nilai dan manfaat alat peraga tersebut dalam
membantu menyukseskan proses pembelajaran di kelas.
Di dalam menyiapkan dan
menggunakan media atau alat peraga, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan,
sebagai berikut :
1) Alat peraga yang digunakan hendaknya dapat memperbesar perhatian siswa
terhadap materi pelajaran yang diasjikan
2) Alat peraga yang dipilih hendaknya sesuai dengan kematangan dan pengalaman siswa serta
perbedaan individual dalam kelompok
3) Alat
yang dipilih hendaknya tepat, memadai dan mudah digunakan.
DAFTAR PUSTAKA
E. Mulyasa. 2004. Manajemen
Berbasis Sekolah. Bandung : Remaja Rosda Karya
sangat membantu
BalasHapusalhamdulillah..
HapusSangat bermanfaat👍
BalasHapusalhamdulillah..
HapusSangat bermanfaat, terimakasih ya zetri🙏
BalasHapusalhamdulillah.. silahkan berkunjung lagi ya bg feri..
HapusSangat membantu
BalasHapusalhamdulillah..
HapusBermanfaat sekali buk
BalasHapusalhamdulillah.. silahkan berkunjung lagi.. dan bisa menambah wawasannya ya :)
HapusSangat bermanfaat kak👍
BalasHapusalhamdulillah..
HapusTulisannya sangat bermanfaat dan semoga bisa diaplikasikn nantinya
BalasHapusalhamdulillah.. sering-sering baca disini ya anisa :)
HapusMakasih ibuk guru cantik sangat membantu
BalasHapusalhamdulillah.. silahkan berkunjung lagi ya kak cantik...
HapusTerimakasih kak. Sangat membantu sekali.
BalasHapusalhamdulillah..
HapusMaterinya sangat mmbantu
BalasHapusalhamdulillah.. silahkan berkunjung lagi..
HapusMaterinya lengkap
BalasHapusalhamdulillah.. makasih
HapusSangat bermanfaat, terimakasih
BalasHapussama-sama... silahkan baca yang lain juga ya tika :)
HapusBagus kak, semoga bermanfaat bagi kita dan pembaca blog lainnya
BalasHapusalhamdulillah.. Aamiin
HapusMaterinya sangat bermanfaat kak... menambah wawasan bagi saya
BalasHapusalhamdulillah.. senang bisa mendengarnya
HapusTerimakasih, materi bermanfaat sekali
BalasHapusalhamdulillah.. silahkan berkunjung lagi..
HapusMaterinya sangat membantu sekali
BalasHapusalhamdulillah.. silahkan berkunjung lagi ya kak..
Hapusalhamdulillah.. silahkan berkunjung lagi..
BalasHapusBagus Dan bermanfaat kak
BalasHapusSangat bermanfaat materinya kakak
BalasHapus