Tugas 10 Manajemen di Kelas SD
PRINSIP PRINSIP DISIPLIN DI KELAS
A. Pengertian Disiplin
Disiplin merupakan istilah yang sudah memasyarakat diberbagai instansi
pemerintah maupun swasta. Kita mengenal adanya disiplin kerja, disiplin lalu
lintas, disiplin belajar dan macam istilah disiplin yang lain. Disiplin secara
etimologi berasal dari bahasa latin “ disibel” yang berarti pengikut. Seiring
dengan perkembangan bahasa, kata tersebut mengalami perubahan menjadi
‘disipline”yang artinya kepatuhan atau yang menyangkut tata tertib. Berbeda dengan
pendapat yang menyatakan bahwa disiplin berasal dari bahasa latin
“Disciplina”yang berarti latihan atau pendidikan kesopanan dan kerohanian serta
pengembangan tabiat.
Jadi sifat disiplin berkaitan dengan pengembangan sikap yang layak
terhadap pekerjaan. Sekarang ini kata displin telah berkembang mengikuti
kemajuan ilmu pengetahuan, sehingga banyak para ahli baik ahli bahasa maupun
sosial dan etika dan estetika memberikan definisi yang berbeda-beda.
Ada beberapa tokoh yang mendefinisikan disiplin sebagai sebuah proses yang harus ditempuh sebagaimana diringkas oleh carapedia.com berikut ini;
Ada beberapa tokoh yang mendefinisikan disiplin sebagai sebuah proses yang harus ditempuh sebagaimana diringkas oleh carapedia.com berikut ini;
1.
Disiplin merupakan hasil belajar dan mencakup
aspek kognitif, afektif, dan behavioral (Toto Asmara). Disiplin merupakan wujud
nyata dari penghargaan kita pada diri sendiri dan orang lain (Tim Penulis
Grasindo).
2.
Disiplin adalah proses pelatihan pikiran dan
karakter, yang meningkatkan kemampuan untuk mengendalikan diri sendiri dan
menumbuhkan ketaatan atau kepatuhan terhadap tata tertib atau nilai tertentu
(Andrias Harefa).
3.
Disiplin adalah merujuk pada autoriti, keadaan
kelas yang teratur, program studi yang sitematik, serta cara penetapan
peraturan atau hukuman (R. F. Olivia)
Dari beberapa definisi tersebut dapat difahami bahwa disiplin adalah
serangkaian pelatihan atau pembiasaan yang untuk meningkatknya kemampuan aspek
kognitif, afektif dan behavioral serta pengendalian diri yang menjadi habit
dalam kehidupan.
Pada hakekatnya, disiplin merupakan hal yang dapat dilatih. pelatihan
disiplin diharapkan dapat menumbuhkan kendali diri, karakter atau keteraturan,
dan efisiensi. Jadi secara singkat dapat disimpulkan bahwa disiplin berhubungan
dengan pengendalian diri supaya dapat menbedakan mana hal yang benar dan mana
hal yang salah sehingga dalam jangka panjang diharapkan bisa menumbuhkan
perilaku yang bertanggung jawab. Berikut ini adalah pengertian dan definisi
disiplin sebagaimana dipaparkan oleh carapedia.com adalah sebagai berikut;
1.
Disiplin adalah hubungan tata tertib, tata
susila, adab, akhlak, dan kesopanan (Abdullah Sani Bin Yahaya).
2.
Disiplin adalah jembatan antara tujuan dan
prestasi (Jim Rohn).Disiplin merupakan latihan yang diberikan kepada murid
supaya mereka bertindak sesuai dengan peraturan di rumah, sekolah, dan
masyarakat (Mizan Adiliah).
3.
Disiplin adalah beraneka aturan yang menjadi
petunjuk dan pegangan kehidupan beradab suatu masyarakat agar dapat
melangsungkan keberadaannya dalam keadaan aman, tertib, serta terkendali
berdasarkan hukum dalam semua aspek kehidupan (Sukono) Disiplin adalah tata
tertib ( di sekolah, kemiliteran, dsb) atau ketaatan (kepatuhan) kepada
peraturan (tata tertib, dsb) (Kamus Besar Bahasa Indonesia)
B. Bentuk Bentuk Disiplin Kelas
1.
Disiplin
siswa dalam menentukan dan menggunakan cara atau strategi belajar
Keberhasilan siswa dalam studinya dipengaruhi oleh cara belajarnya.
Siswa yang memiliki cara belajar yang efektif memungkinkan untuk mencapai hasil
atau prestasi yang lebih tinggi dari pada siswa yang tidak mempunyai cara
belajar yang efektif.Untuk belajar secara efektip dan efisien diperlukan
kesadaran dan disiplin tinggi setiap siswa. Belajar secara efektip dan efisien
dapat dilakukan oleh siswa yang berdisiplin. Siswa yang memiliki disiplin dalam
belajarnya akan berusaha mengatur dan menggunakan strategi dan cara belajar
yang tepat baginya. Jadi langkah pertama yang perlu dimiliki agar dapat belajar
secara efektip dan efisien adalah kesadaran atas tanggung jawab pribadi dan
keyakinan bahwa belajar adalah untuk kepentingan diri sendiri, dilakukan
sendiri dan tidak menggantungkan nasib pada orang lain.
Hal ini sejalan dengan pendapat yang menyatakan belajar akan lebih
berhasil apabila kita memiliki :
a.
Kesadaran atas tanggung jawab belajar,
b.
Cara belajar yang efisien,
c.
Syarat-syarat yang diperlukan ( Oemar
Hamalik,Metoda Belajar Dan Kesulitan-KesulitanBelajar(Bandung: Tarsito,2005)
Selain memiliki strategi belajar siswa yang tepat, siswa juga perlu
memperhatikan metode atau cara yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan dalam
belajarnya. Seperti yang kita ketahui belajar bertujuan untuk mendapat
pengetahuan, sikap, kecakapan dan keterampilan. Cara yang demikian itu jika
dilakukan dengan penuh kesadaran dan disiplin tinggi maka akan menjadi suatu
kebiasaan, dan kebiasaan dalam belajar berpengaruh terhadap prestasi belajar.
Demikianlah cara-cara belajar yang perlu diperhatikan oleh setiap
siswa, karena dengan memiliki cara belajar yang baik akan membantu siswa dalam
mencapai prestasi yang tinggi, dan cara tersebut dapat dilaksanakan dengan baik
secara teratur setiap hari, apabila siswa memiliki sikap disiplin. Jadi siswa
yang pada dirinya tertanam sikap disiplin akan selalu mencari dan menentukan
cara belajar yang tepat baginya.
2.
Disiplin
terhadap pemanfaatan waktu
a.
Cara mengatur waktu belajar.
Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh pelajar atau siswa adalah
banyak pelajar atau siswa yang mengeluh kekuragan waktu untuk belajarnya,
tetapi mereka sebenarnya kurang memiliki keteraturan dan disiplin untuk
mempergunakan waktu secara efisien. Banyak waktu yang terbuang-buang disebabkan
karna mengobrol omongan-omongan yang tidak habis-habisnnya. Sikap yang demikian
itu harus ditinggalkan oleh siswa karena yang demikian itu tidak bermanfaat
baginya. Tidak dapat dipungkiri bahwa orang-orang yang berhasil mencapai
kesuksesan dalam hidupnya adalah orang-orang yang hidup teratur dan berdisiplin
memanfaatkan waktunya. Dalam ajaran islam disiplin dalam pemanfaatan waktu
sangat dianjurkan, disiplin bukan hanya dalam pemanfaatan waktu belajar saja,
tetapi disiplin perlu juga dilakukan oleh setiap orang dalam setiap waktu dan
kesempatan.
Dalam belajar pemanfaatan waktu secara baik dan dikerjakan dengan baik
dan tepat waktu adalah merupakan hal yang terpuji. Dari uraian di atas dapat
dipahami bahwa penggunaan atau pamanfaatan waktu dangan baik menumbuhkan disiplin
dalam mempergunakan waktu secara efisien.
b.
Pengelompokan waktu.
Banyak siswa yang belajarnya kurang dapat memanfaatkan waktunya dengan
sebaik-baiknya karena tidak membagi-bagi waktunya untuk macam-macam keperluan,
oleh karna itu, berbagai segi dan teknik untuk mengatur pemakaian waktu perlu
dipahami sebagai langkah untuk mengembangkan keterampilan mengelola waktu
studi.
c.
Penjadwalan waktu belajar.
Setiap siswa perlu mengadakan prinsip belajar secara taratur.dan untuk
belajar secara teratur setiap hari harus mempunyai rencana kerja. Agar siswa
tidak bayak membuang waktu untuk memikirkan mata pelajaran yang akan dipekajari
suatu saat dan apa yang harus dikerjakannya. Oleh karna itu agar siswa tidak
dihinggapi keraguan-keraguan terhadap apa yang hendak dipelajarinya maka ia
harus punya rencana kerja atau daftar waktu dalam belajar.
Adapun cara untuk membuat jadwal yang baik adalah sebagai berikut
1)
Memperhitungkan waktu setiap hari untuk
keperluan-keperluan tidur, belajar, makan, mandi, olah raga dan lain-lain.
2)
Menyelidiki dan menentukan waktu-waktu yang
tersedia setiap hari.
3)
Merencanakan peggunaan belajar itu dengan cara
menetapkan jenis-jenis mata pelajaran dan urutan-urutan yang harus dipelajari.
4)
Menyelidiki waktu-waktu mana yang dapat
dipergunakan untuk belajar dengan hasil terbaik.
5)
Berhematlah dengan waktu, setiap siwa janganlah
ragu untuk memulai pekerjaan, termasuk juga belajar.
3.
Disiplin
terhadap tugas.
a.
Mengerjakan tugas rumah
Salah satu prinsip belajar adalah ulangan dan latihan. Sejalan dengan
pendapat yang mengatakan bahwa : ”Mengerjakan tugas dapat berupa pengerjaan tes
atau ulangan atau ujian yang diberikan guru, tetapi juga termasuk membuat atau
mengerjakan latihan-latihan yang ada dalam buku ataupun soal-soal buatan
sendiri” (Slameto, Belajar Dan Faktor-Fakto yang Mempengaruhinya (Jakarta:
RinekaCipta,2003)
Berdasarkan pendapat tersebut di atas maka, tugas itu dapat berupa tes
atau ulangan dan juga dapat berupa latihan-latihan soal atau pekerjaan
rumah.jika siswa mempunyai kebiasaan untuk melatih diri mengerjakan soal-soal
latihan serta mengerjakan pekerjaan rumah dengan disiplin, maka siswa tersebut
tidak akan terlalu kesulitan dalam belajarnya, serta dapat dengan mudah
mengerjakan setiap pekerjaan rumah yang diberikan oleh guru.
b.
Mengerjakan tugas di sekolah
Adapun tugas di sekolah mencakup mengerjakan latihan-latihan tes atau
ulangan harian, ulangan umum ataupun ujian, baik yang tertulis maupun lisan.
Dalam menghadapi tugas-tugas di atas perlu dilaksanakan langkah-langkah
persiapan sebagai berikut :
1)
Hindarilah belajar terlalu banyak pada saat-saat
terahir mengerjakan tes (semua bahan hendaknya sudah siap jauh-jauh
sebelumnya).
2)
Pelajarilah kembali bahan yang sudah pernah
didapat secara teratur sehari atau dua hari sebelumnya.
3)
Buatlah suatu ringkasan atau garis besar tentang
bahan yang sedang dipelajari kembali itu.
4)
Pelajarilah juga latihan soal dan hasil tugas
yang sudah pernah dikerjakan.
5)
Peliharalah kondisi kesehatan.
6)
Konsentrasikan seluruh perhatian terhadap tugas
yang akan ditempuh.
7)
Siapkanlah segala alat atau
perlengkapan-perlengkapan yang diperlukan dan jika diperlukan syarat syarat
tertentu, bereskanlah seawal mungkin.
4.
Disiplin
terhadap tata tertib.
Didalam proses balajar mengajar, disiplin terhadap tata tertib sangat
penting untuk diterapkan, karna dalam suatu sekolah tidak memiliki tata tertib
maka proses belajar mengajar tidak akan berjalan dengan lancar sesuai dengan
rencana,Antara peraturan dan tata tertib merupakan suatu kesatuan yang tidak
dapat dipisahkan sebagai pembentukan disiplin siswa dalam mentaati peraturan di
dalam kelas maupun diluar kelas.
Untuk melakukan disiplin terhadap tata tertib dengan baik, maka guru
bertanggung jawab menyampaikan dan mengontrol berlakunya peraturan dan tata
tertib tersebut. Dalam hal ini staf sekolah atau guru perlu terjalinnya kerja
sama sehingga tercipta disiplin kelas dan tata tertip kelas yang baik tampa
adanya kerja sama tersebut dalam pembinaan disiplin sekolah maka akan terjadi
pelanggaran terhadap peraturan dan tata tertip sekolah serta terciptanya suasana
balajar yang tidak diinginkan.
Dengan demikian untuk terciptanya disiplin yang harmonis dan
terciptanya disiplin dari siswa dalam rangka pelaksanaan peraturan dan tata
tertib dengan baik, maka di dalam suatu lambaga atau lingkungan sekolah perlu
menetapkan sikap disiplin terhadap siswa, agar tercipta proses belajar mengajar
yang baik.
DAFTAR PUSTAKA
Novan Ardy Wiyani, 2013. Manajemen Kelas. Yogyakarta: Ar-ruz Media.
sangat membantu
BalasHapussenang bisa membantu annissa
HapusSangat bermanfaat, terimakasih ya zetri🙏
BalasHapusalhamdulillah.. sama-sama bg feri...silahkan berkunjung lagi ya..
HapusSangat bermanfaat👍
BalasHapusalhamdulillah..
HapusSangat bermanfaat, terimakasih ya zetri🙏
BalasHapusalhamdulillah.. silahkan berkunjung lagi ya bg..
HapusSangat membantu tugas saya,makasih kaka
BalasHapusalhamdulillah.. sama-sama kak, senang bisa membantu kak.. silahkan berkunjung lagi ya..
HapusSangat bermanfaat kak👍
BalasHapusalhamdulillah.. sering-sering berkunjung ya
HapusTulisannya sangat bermanfaat dan semoga bisa diaplikasikn nantinya
BalasHapusalhamdulillah.. sering-sering baca disini ya
HapusSangat bermanfaat kak
BalasHapusalhamdulillah..
HapusTerimakasih kak. Sangat membantu sekali.
BalasHapusalhamdulillah...senang bisa membantu
HapusSangat bermanfaat, terimakasih
BalasHapusalhamdulillah.. silahkan berkunjung lagi ya..
HapusBagus kak, semoga bermanfaat bagi kita dan pembaca blog lainnya
BalasHapusalhamdulillah.. silahkan berkunjung lagi ya nanti..
HapusBagus materi kak
BalasHapusalhamdulillah.. baca yang lain juga ya
HapusTerimakasih, materi bermanfaat sekali
BalasHapusalhamdulillah.. silahkan berkunjung lagi ya..
HapusSangat bermanfaat ilmunya
BalasHapusalhamdulillah.. silahkan berkunjung lagi ya kak..
HapusBagus sekali kak
BalasHapusTerima kasih atas materinya kak
BalasHapus